Syaikh Ahmad Al Badawi

Gambar
Berikut adalah ringkasan kisah kehidupan dan keramat Syeikh Ahmad al-Badawi r.a., sosok Waliullah yang bergelar Qutb al-Ghauts:       SYEIKH AHMAD AL-BADAWI R.A.   Waliullah Qutb al-Ghauts   Riwayat Hidup dan Karakter Beliau hidup pada tahun 596 H – 675 H dan wafat di Mesir. Makamnya di kota Tonto senantiasa ramai dikunjungi para peziarah. Sejak usia dini, beliau telah hafal Al-Qur’an dan berguru kepada dua tokoh besar, yaitu Syeikh Abdul Qadir al-Jailani dan Syeikh Ahmad Rifai.   Karakter beliau sangat luar biasa:   - Selalu menatap matahari hingga kornea matanya tampak merah membara, sehingga saat berjalan ia sering menunduk atau menatap langit. - Gemar berkhalwat dan beribadah, pernah berpuasa total lebih dari 40 hari. - Lebih suka diam dan berkomunikasi dengan isyarat, namun lidahnya tak henti-henti berdzikir dan bershalawat. - Pernah bertahun-tahun berdiam diri di loteng dan atap masjid di Thondata untuk beribadah siang dan malam. ...

Syaikh Abbas bin Afandi Al Ilyasa Garut


Syaikh Ahmad Khotib Syambas.

  

Syaikh Abbas ini biasa dikenal dengan Aceng Abbas Garut, Beliau adalah putra dari Raden Afandi suci Garut, dan termasuk salah satu keturunan Syaikh Nuryayi Garut atau Bani Nuryayi Garut.

Beliau termasuk salah satu Mursyid thoriqoh Qodiriyyah wa Naqsyabandiyyah (TQN), kemursyidan yang diperoleh dari guru beliau sekaligus ayah angkat beliau yang mengasuh beliau dari kecil yaitu Syaikh Hasan Bisri bin Thohir Garut,salah satu penerus kemursyidan Syaikh Muhammad Garut/Jabal Qubais. Sementara Syaikh Muhammad Garut ini salah satu murid terdekat Syaikh Ahmad Khotib Syambas.

 Diantara guru-guru beliau yang lainnya adalah: 

-Syaikh Muhammad Jufri Banten seorang Mursyid Syathoriyyah 

- Syaikhuhana iming Garut dan Syaikh Badrul zaman Garut, yang juga ulama tijaniyyah.

 Syaikh Abbas bin Afandi mempunyai beberapa murid sekaligus penerus kemursyidan beliau, yaitu kiyai Muhammad Hidayat bin Sukandi dan kiyai Cahyadi bin Sukandi Sumedang. Dari Kiyai Muhammad Hidayat Sumedang kemursyidan diteruskan oleh murid-muridnya, diantaranya Kiyai Muhammad Nur Al-Achadiyyatillah Asy-Syumathroni yang bermukim di Sungai Bengkal Jambi.

 Beliau Syaikh Abbas bin Afandi Al Ilyasa Garut wafat pada tanggal 19 Februari 2006 di Suci Garut dan di makamkan di Suci Garut.

Narasumber:

- Kiyai Muhammad Hidayat Sumedang 

- Kiyai Cahyadi Sumedang 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

THORIQOH QODIRIYYAH WA NAQSYABANDIYYAH JABAL QUBAIS

LATHIFAH 7(TUJUH) DALAM AJARAN THORIQOH QODIRIYYAH WA NAQSYABANDIYYAH